Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan Bagi Produk Anda

kemasan ramah lingkunganJika Anda akan membuka sebuah usaha, sudah memikirkan akan menggunakan kemasan seperti apa? Kemasan tidak harus selamanya unik dan kuat, karena beberapa justru mementingkan kemasan yang peduli lingkungan. Sustainable packaging adalah kemasan ramah lingkungan sebagai salah satu cara mengurangi pencemaran lingkungan. Tidak lain penyumbang pencemaran sendiri dari penggunaan plastik yang sulit terurai. Menurut Riset Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia, sekitar 26.500 ton dalam sehari sampah plastik terbuang. Untuk itu kenali beberapa jenis kemasan berikut ini yang bisa Anda gunakan untuk produk makanan dan minuman.

1. Bahan polypropylene

Jika Anda perhatikan sudah mulai banyak pengusaha kuliner meninggalkan penggunaan styrofoam. Diperlukan minimal 100 tahun agar styrofoam bisa melebur dan tentunya berdampak tidak baik untuk lingkungan. Sehingga pengusaha lebih memilih mengganti kemasan ramah lingkungan ini menggunakan material sintesis berbahan dasar polypropylene.

2. Penggunaan wadah biofoam

Ada pula jenis wadah dengan bahan alami biofoam dan lebih mudah mengalami proses penghancuran. Bahan yang digunakan adalah pati dengan tambahan serat agar memperkuat struktur. Anda dapat menemukannya dari tanaman pangan apa pun yang mengandung unsur tersebut. Proses membuat bahan ini dengan teknologi thermopressing dimana adonan pati dicampur serat dan bahan aditif lain. Terakhir komposisi tersebut dicetak pada suhu 170-180 celcius.

3. Kemasan Edible Packaging

Ada sebuah inovasi baru dalam sebuah kemasan ramah lingkungan. Keuntungan dariĀ edible packaging yaitu dapat melindungi produk pangan, penampakan asli produk dapatĀ dipertahankan dan dapat langsung dimakan serta aman bagi lungkungan (Kinzel, 1992). Mungkin di Indonesia masih jarang atau bahkan belum kita temui penggunaan kemasan seperti ini. Anda bisa mengonsumsi makanan tersebut sekaligun dengan kemasannya, tertarik?

Ada dua fungsi yang perlu Anda ketahui yaitu berguna sebagai pelapis (adible coating) dan berbentuk lembaran (edible film). Diharapkan negara kita sudah mulai bisa menggunakan kemasan yang lebih baik lagi. Yuk, mulai sadari dari sekarang tentang kemasan aman terutama jika ingin membuka sebuah bisnis bidang kuliner.

4. Biodegradable Plastic

Sebuah pabrik Indonesia memproduksi plastik dengan bahan alami dari singkong. Hal ini bertujuan agar lebih ramah untuk lingkungan. Bahan bersifat biodegradable ini adalah solusi dalam mengatasi permasalahan lingkungan. Perlu adanya dorongan agar plastik yang saat ini digunakan bisa diubah menjadi bahan biodegradable.